Showing posts with label Catatan Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Catatan Kehidupan. Show all posts

Friday, August 21, 2009

Kebenaran


Orang sering tidak menerima kebenaran karena mereka tidak suka bentuknya di mana kebenaran itu diberikan kepada mereka. ( Tolstoy )

Jika kamu tahu kebenaran, atau mengira kamu tahu kebenaran, sampaikan kepada oarng lain dengan cara sesederhana mungkin, seiring perasaan kasih terhadap mereka. ( Tolstoy )

Kebenaran yang diungkapkan dengan kata-kata adalah kekuatan terbesar dalam hidup kita. Kita tidak memahami kekuatan ini sama sekali karena akibat-akibatnya tidak terlihat seketika. ( Tolstoy )

Gunaken pikiran yang baik dari orang-orang bijak; jika kamu tidak dapat menciptakan pikiran-pikiran baik dan bijak yang serupa, maka paling tidak jangan menyebarkan pikiran-pikiran yang salah. ( Tolstoy )

Jangan berkata kepada anak yang sedang kamu ajar bahwa ada kebenaran terakhir, jika kamu sama sekali tidak yakin terhadapnya. Melakukan hal semacam ini merupakan kejahatan yang besar. ( Tolstoy )

Tuesday, April 15, 2008

Kematian


Saat kematian, kita dapat melihat sebuah lilin yang sinarnya dapat kita gunakan untuk membaca buku kehidupan yang penuh dengan berbagai persoalan, kebohongan, kejahatan, dan kemalangan. Dan pada saat-saat kematian, lilin ini menerangi seluruh dunia, dan semua kehidupan seseorang, dengan sangat terang dan jelas – bahkan sudut-sudut yang senantiasa tersembunyi dalam kegelapan. Kemudian cahaya tersebut terombang-ambing kena angina, dan redup, dan akhirnya lenyap selamanya. - Leo Tolstoy.

Saat kematian, kita dapat melihat sebuah lilin yang sinarnya dapat kita gunakan untuk membaca buku kehidupan yang penuh dengan berbagai persoalan, kebohongan, kejahatan, dan kemalangan. Dan pada saat-saat kematian, lilin ini menerangi seluruh dunia, dan semua kehidupan seseorang, dengan sangat terang dan jelas – bahkan sudut-sudut yang senantiasa tersembunyi dalam kegelapan. Kemudian cahaya tersebut terombang-ambing kena angina, dan redup, dan akhirnya lenyap selamanya. - Leo Tolstoy.

Kematian dapat sesuai dengan kehidupan seseorang, dan oleh karena itu ia dapat menjadi tindakan moral. Binatang mati begitu saja, tetapi manusia harus mengembalikan jiwanya kepada sang Pencipta. - Leo Tolstoy.

Kata dan tindakan orang yang sedang sekarat memiliki kekuatan yang luar biasa terhadap orang lain, dan dengan demikian, penting sekali bagi kita untuk menjalani hidup yang baik atau mati dengan cara yang baik. Karena kematian yang baik dapat menghapuskan dosa-dosa kehidupan kita yang tidak baik. - Leo Tolstoy.

Kadang-kadang ketika kita mendengarkan seseorang yang sedang sekarat tampak seolah-olah ia sedang bicara dari balik kubur. Dan dalam kata-kata dan perintah-perintah terakhirnya kita membayangkan bahwa ia hamper seperti seorang nabi, dan bahwa sifat ketuhanan yang ada dalam dirinya tidak dapat disembunyikan. – Amiei.

Bila kamu mempersiapkan diri untuk kematian, jangan takut tentang hal-hal biasa. Persiapkan diri untuk mati dengan cara sebaik mungkin. Manfaatkan kekuatan saat kematian, ketika seseorang sebagian hidupnya di dunia lain, dan kata-kata serta perbuatan-perbuatannya memiliki kekuatan khusus terhadap orang-orang yang tinggal di dunia ini. - Leo Tolstoy.

Sunday, April 13, 2008

Kebaikan


Agar dapat hidup dalam kebaikan, cobalah melakukannya. – Leo Tolstoy.
Sambutlah setiap harimu yang baru dengan tindakan yang baik, amal yang baik. Itulah cara terbaik untuk memulai hari yang baru. - Leo Tolstoy.

Tak seorang pun mempunyai gagasan tentang apa yang dimaksud dengan kebaikan sampai mereka melakukannya. – Martineau.


Kasih Tuhan akan dilimpahkan dari langit kepada orang-orang yang memberikan sedekah kepada orang miskin. Kebahagiaan yang berlipat ganda akan diberikan kepada orang-orang yang, selagi melakukannya, bertemu seorang miskin dan dengan lemah lembut mengucapkannya selamat jalan kepadanya. – Kitab Talmud.

Bila kamu berbuat kebaikan, bersyukurlah karena kamu memiliki kesempatan untuk melakukannya. - Leo Tolstoy.

Kamu harus tahu dengan pasti dan merasa secara mendalam, bahwa kamu harus mengabdikan setiap harimu pada kebaikan saudara-saudaramu, dengan melakukan segala sesuatu yangdapat kamu lakukan bagi mereka – kamu harus melakukannya dan bukan hanya membicarakannya. – Ruskin.

Jika kamu tidak mengajari dirimu sendiri untuk mencari setiap kesempatan melakkan kebaikan, maka setidaknya jangan sampai melepaskan kesempatan itu jika kamu melihatnya. - Leo Tolstoy.


Sunday, April 6, 2008

Berfoto Berdua


Berdo'a berarti menerima dan ingat akan hukum-hukum zat yang tak terbatas, yakni Tuhan, dan mengukur semua perbuatanmu di masa lalu dan di masa yang akan datang menurut hukum-hukumNya. Dan melakukan pekerjaan ini sesering mungkin adalah sangat berguna. - Leo Tolstoy

Sebelum kamu mulai berdoa, tentukan bagi dirimu sendiri apakah kamu dapat berkonsentrasi; jika tidak, jangan berdo'a sama sekali. - Leo Tolstoy

Orang-orang yang tidak membiasakan diri untuk berdo'a, mereka tidak berdo'a dengan tulus. - Kitab Talmud.

Jika kamu meminta pertolongan dari Tuhan, maka kamu akan tahu bagaimana cara mendapatkannya dalam dirimu. Dia tidak mengubah nasib kita, tetapi kita sendirilah yang mengubahnya, dengan lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Kita meminta kepada-Nya seolah-olah kita mengharap Dia menolong kita, tetapi akhirnya kita menerima pertolongan ini dalam diri kita sendiri. - Rousseau.

Sejak jaman kuno telah diketahui bahwa do'a diperlukan bagi seseorang. Orang-orang jaman dulu memiliki ritual yang berbeda, dan jaman sekarang sebagian besar orang menggunakan ritual-ritual selama berdo'a - pakaian khusus dalam berbagai keadaan khusus, di berbagai tempat khusus, ketika kita mengajukan pesan kita kepada Tuhan dan meminta-Nya bersikap baik. Selama berdo'a, kamu lupa tentang semua hal di dunia ini bersifat lahiriah, dan kamu mendatangi bagian jiwamu yang paling hakiki, yang melaluinya kamu berkomunikasi dengan dunia jiwa; dan bila kamu merasa dekat dengan Tuhan, maka kamu menyerahkan jiwamu kepada-Nya, menunjukkan semua perbuatan dan keinginanmu kepada-Nya. Ini terjadi tidak menurut persyaratan-persyaratan dunia, tetapi menurut bagian jiwamu yang paling hakiki. - Leo Tolstoy.

Thursday, March 20, 2008

Suatu Sore Ketika Akan Ngaji


Ketika Akan Berangkat Ngaji


Rafli setiap sore mengaji kepada seorang Bu Nyai yang tidak pernah membeda-bedakan orang atas dasar pandangannya, fahamnya, sektenya bahkan agamanya.
Menurut Bu Nyai, kata Rafli, setiap orang punya kebenaran sendiri-sendiri yang akan dipertanggung-jawabkannya kepada Allah nanti.
Jadi, kalau sudah besar nanti ndak perlu ikut-ikutan mendemo orang lain yang berbeda paham dan pandangan dengan kita. Biar dunia ndak tambah ribut